BNN Kota Cirebon: Penyalahgunaan Narkoba Berawal dari Coba-Coba

Home / Berita / BNN Kota Cirebon: Penyalahgunaan Narkoba Berawal dari Coba-Coba
BNN Kota Cirebon: Penyalahgunaan Narkoba Berawal dari Coba-Coba Kepala BNN Kota Cirebon, AKBP Yaya Satyanagara.(Foto: Humas Pemkot Cirebon)

TIMESMAJALENGKA, CIREBON – Badan Narkotika Nasional Kota Cirebon (BNN Kota Cirebon)  mencatat, dari tahun 2019 hingga 2020, sudah ada 88 kasus penyalahgunaan narkoba, dan sebanyak 30 kasus psikotropika. Kebanyakan kasus tersebut berawal dari coba-coba.

Kepala BNN Kota Cirebon, AKBP Yaya Satyanagara menjelaskan, kasus penyalahgunaan narkoba selama kurang lebih selama satu tahun tersebut, kebanyakan berawal dari rekreasi atau coba-coba, hingga akhirnya mereka menjadi kecanduan.

Yaya melanjutkan, jumlah terbanyak pengguna narkoba merupakan usia produktif. Jenis yang dikonsumsi pun beragam, mulai dari obat-obatan terlarang tanpa izin edar, hingga sabu-sabu,

"Yang paling dominan disalahgunakan adalah sabu-sabu. Dan kebanyakan mereka berawal dari coba-coba," ujarnya, Rabu (1/7/2020).

Yaya melanjutkan, pihaknya pun dengan tegas menyatakan perang terhadap narkoba. Salah satu contohnya adalah dengan adanya program Desa Bersih Narkoba (Bersinar), yang merupakan hasil kerja sama dengan Pemerintah Kota Cirebon dan BNN Kota Cirebon.

"Kami terus berlomba dengan laju peredaran narkoba, dengan mencegah dan menyelamatkan anak bangsa dari narkoba," tuturnya.

Pihak BNN Kota Cirebon meminta kepada seluruh elemen, baik dari unsur pemerintahan hingga masyarakat, agar menyatakan komitmennya untuk mencegah peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. "Jangan pernah sekali-kali mencoba, karena ini merupakan kejahatan luar biasa yang mengakibatkan korban jiwa dan materi," ungkapnya.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com