Pemuda Muhammadiyah Kuningan Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Home / Berita / Pemuda Muhammadiyah Kuningan Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19
Pemuda Muhammadiyah Kuningan Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19 Pemuda Muhammadiyah Kuningan Saat menyerahkan Sembako. (FOTO : Oon Mujahidin / TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESMAJALENGKA, KUNINGANPemuda Muhammadiyah Kuningan terus salurkan bantuan sembako untuk masyarakat Kuningan yang terdampak Covid-19. Bantuan itu disalurkan melalui posko advokasi yang didirikan sejak bulan April 2020.

"Setelah mendistribusikan beberapa tahap paket sembako, kali ini posko advokasi Pemuda Muhammadiyah Kuningan kembali di percaya untuk menyalurkan 350 paket sembako bagi masyarakat kabupaten Kuningan," kata Ketua Advokasi Pemuda Muhammadiyah Mohamad Agung Tri Sutrisno kepada TIMES Indonesia, Rabu (1/7/2020).

Menurutnya, sepanjang didirikan posko advokasi. Pemuda Muhammadiyah sudah membagikan 600 paket sembako ditambah lagi dengan 350 paket sembako yang akan dibagikan. Paket sembako kali ini, merupakan bantuan dari ASLOG POLRI.

Pemuda-Muhammadiyah.jpg

"Kita akan terus berkomitmen untuk membantu masyarakat Kuningan yang terkena dampak Covid-19, khususnya yang memang mengadu ke posko advokasi Pemuda Muhammadiyah," tuturnya.

Sementara, Sadam Husen, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, berterimakasih kepada kawan-kawan Pemuda Muhammadiyah di pusat untuk sinergitas dengan pengurus di daerah.

"Kami Pemuda Muhammadiyah Kuningan, terimakasih juga kami sampaikan kepada Polres Kuningan yang sudah sinergi dengan kami untuk pendistribusian bantuan logistik dari Kapolri. Insya Allah bantuan ini kami akan salurkan ke masyarakat terdampak Covid-19 di Kuningan," kata Sadam.

Pemuda-Muhammadiyah-a.jpg

Dia menyampaikan, dalam pelaksanaan pembagian sembako kali ini. Pihaknya, memprioritaskan masyarakat yang selama ini datang ke posko advokasi pemuda Muhammadiyah.

"Selain itu kami Pemuda Muhammadiyah berharap agar masyarakat tetap jaga kondisi Kesehatan juga disiplin menerapkan protokol Kesehatan," ujarnya.

Saat ini pandemi Corona, kata Sadam, belum berakhir. Jadi tetap harus diwaspadai bersama. "Kami merasakan sekali dari keluhan-keluhan masyarakat yang datang ke posko advokasi pemuda Muhammadiyah atas kondisi ekonomi dan kondisi ketahanan pangan keluarga yang mulai kritis karena itu wajib hukumnya bagi kami untuk terus bergerak membantu," katamya.

Pihaknya bersama pengurus, akan terus berkomitmen melakukan langkah-langkah advokasi atas keluhan masyarakat yang datang ke posko.

Ke depannya, Pemuda Muhammadiyah Kuningan berharap pemerintah Kabupaten Kuningan mendorong sektor ekonomi. Khususnya sektor produksi, agar Kuningan menjadi kabupaten produktif. "Setidaknya kebutuhan-kebutuhan masyarakat ke depannya yang bisa disuplay dari hasil masyarakat Kuningan sendiri," ujar Sadam Husen. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com